TEKNISI AHLI

Hermas Efendi Prabowo adalah teknisi yang memiliki keahlian khusus dalam mendiagnosa dan memperbaiki (diagnostic & repair specialist) transmisi otomatis/mobil matic produksi AS, Eropa dan Asia.

Kemampuannya dalam memahami sistem kerja tiap komponen dan antarkomponen dalam mobil matic & transmisi otomatis mobil sangat mendetail.

Menguasai sistem kerja dan teknis perawatan/perbaikan masalah mekanis, hidrolis, kelistrikan dan sistem kendali mobil dan transmisi otomatis (computerized engine & transmission control). Berpengalaman menjadi konsultan transmisi otomatis dan mobil matic di beberapa bengkel mobil.

Berbekal kemampuan teknis di bidang transmisi otomatis/mobil matic dan pengalaman 14 tahun menjadi wartawan Harian Umum KOMPAS, Hermas sejak awal 2015 mendirikan dan mengelola blog kompasmatic.com dan website poolmatik.com, panduan pengguna & pemilik mobil matic di Indonesia.

BERANGKAT DARI HOBI

Lahir dari orang tua guru dan ibu pedagang, Hermas tumbuh di lingkungan otomotif. Kakeknya Edward Charles Worner adalah pengusaha bengkel mobil pertama di Sukorejo, Kendal, Jawa Tengah sejak 1950-an

Bisnis bengkel mobil Worner yang dikenal dengan panggilan akrab Si Om terus berkembang. Tidak hanya bengkel Worner yang berkembang, bengkel yang dikelola tiga putra Worner juga tumbuh dan berkembang, menurun ke cucu.

Hermas menguasai teknis perbaikan otomotif sejak remaja. Pemahaman teknis otomotif yang baik, di tengah kelambanan inovasi teknologi otomotif di Tanah Air kala itu, membuat Hermas bosan. Tidak ada tantangan.

Belum lagi persepsi menjadi mekanik yang kotor dan dekil, membuat Hermas banting stir bercita-cita menjadi pekerja kantoran, sekalipun orang tuanya berkeinginan agar dia membangun bisnis perbengkelan seperti kakeknya.

Menolak dikuliahkan orang tua hingga sarjana, pascalulus SMA Hermas memantapkan hati merantau ke Jakarta untuk bekerja serabutan, berdagang, bekerja di Tabloid NOVA dan SWARA PEKERJA sambil melanjutkan keinginannya kuliah sendiri.

FOKUS WORNER MATIC

Setelah lulus Sarjana Jurnalistik, Fakultas Ilmu Komunikasi IISIP Jakarta, pada 2002 Hermas bergabung dengan Harian Umum KOMPAS sebagai wartawan, mulai bidang liputan perkotaan di Desk Metropolitan dan berlanjut ke Desk Ekonomi.

Selama di KOMPAS Hermas juga mendapatkan kesempatan meliput bidang otomotif, utamanya peluncuran mobil-mobil baru baik di Austria, Jerman, Spanyol, Portugal, Singapura, China, dan Thailand. Kesempatan itu sering dia manfaatkan untuk menimba ilmu di bidang transmisi otomatis dari para insinyur produsen mobil.

Rasa jenuh menghinggapinya sebagai jurnalis. Dalam suasana itu Hermas mulai 2008 semakin intens menekuni hobi lamanya di otomotif. Fokus perhatiannya bidang transmisi otomatis dan mobil matic. Dia tekun mempelajari seluruh sistem kerja transmisi otomatis dan mobil matic mobil-mobil AS, Eropa dan Asia.

Setelah mempunyai kemampuan yang baik di bidang transmisi otomatis dan mobil matic, Hermas mengusulkan perlunya Harian KOMPAS membuat Rubrik Konsultasi Mobil Matic. Keberuntungan belum berpihak. Usulannya belum mendapat respon yang baik dari Pemimpin Redaksi.

Dengan keyakinan dan semangat baru,  Hermas pada 2015 merintis berdirinya blog kompasmatic.com dan website poolmatik.com. Dalam blog dan website itu dia membuka ruang konsultasi mobil matic. Ternyata mendapat respon baik dari pasar. Mereka tidak hanya ingin berkonsultasi, tapi juga memperbaiki mobil maticnya yang bermasalah.

Perbaikan dia lakukan di sela bekerja sebagai wartawan. Dengan kompetensi sebagai Wartawan Utama, Hermas yang selama bekerja di Harian KOMPAS menulis buku “Sutarto Alimoeso, Jenderal Semut”, juga terlibat dalam penulisan buku “Markus Mekeng, Pengabdian di Tengah Prahara Politik dan Sofyan Wanandi, Aktivis Sejati”,  memantapkan diri mengembangkan worner MATIC.

Terhitung 1 Februari 2017, Hermas yang juga peraih Penghargaan Jurnalistik MH Thamrin mengundurkan diri dari Harian KOMPAS.

MENGAJAK LEBIH PRODUKTIF

Dengan waktu lebih banyak, Hermas ingin fokus mengembangkan worner MATIC. Mengajak sebanyak mungkin orang menjadikan mobil matic sebagai transportasi andalan bagi wanita dan pria untuk meningkatkan mobilitas dan produktivitas mereka, baik di kota maupun desa.

Melalui worner MATIC, Hermas yang juga Fellow LEAD (Leadership for Environment and Development) ingin menjadikan mobil matic semua orang berkinerja baik, efisien dalam konsumsi bahan bakar, sehingga bisa memberi kontribusi nyata bagi lingkungan.